Mastering menggunakan WAVELAB

Tutorial mastering untuk pemula dengan menggunakan WAVELAB Membuat hasil mix lebih loud/keras adalah SALAH SATU tugas 'mastering'. Bukan tugas yg 'utama', tapi adalah prosedur yg biasanya pertama dilakukan saat mastering.
Berikut aku akan coba memberi contoh cara mengeraskan sebuah lagu.





1. BUKA file wav hasil mixingan yg ingin di proses.
2. Di master section-nya wavelab :
- pasang TLs-pocket limiter
- kemudian pasang PSP vintage meter (ref -6dBFS)
- kemudian pasang internal dither : noise type 1, noise shaping 2, output bit resolution 16
- stel master fader-nya wavelab ke -0.3dB


3. Sekarang, kita stel kalibrasi PSP VU meter ke -6dBFS :

Klik tulisan PSP Vintage Meter

Stel 0VU Refer-level ke -6dB


Sekarang VU meter anda sudah ter-kalibrasi ke 0VU = -6dBFS.

4. Play bagian lagu yg paling keras, misal di reff coda. Sambil memperhatikan VU meter, naikan GAIN di TLs-pocket limiter sampai jarum di VU meter menyenggol angka 0dB.


Bisa lebih keras dari 0dBVU, tapi diperlukan trick khusus agar bunyi tidak terdengar pecah. That's another lesson to discuss

Oke sampai sampai disini audio anda sudah lumayan keras/loud Welcome. Ini baru permulaan ! Masih banyak stage2 lainnya utk memoles hasil mastering supaya terdengar seperti cd2 commercial

Jika anda sudah puas dgn level-nya, tekan RENDER


Kemudian pilih WHOLE FILE dan PROCESS IN PLACE.

Kemudian FILE -> SAVE AS -> Masukan nama file baru, kemudian stel output menjadi WAV/AIFF 16-bit 44.1KHz. Audio siap utk di-burn.

Note :

Proses diatas KHUSUS utk file audio yg sudah memiliki sample rate 44.1KHz. Jika file audio yg akan di proses memiliki sample rate yg lain, harus di-convert dulu.

MASIH ADA BANYAK LAGI YANG BELUM SEMPAT KAMI TULIS DISINI , JADI WAJIB DOWNLOAD LISTNYA GAN :)

 
Produk Barang : Recommended Seller © All Time. JUAL SOFTWARE RECORDING | JUAL VSTi PLUGIN | MIXING MASTERING | DAW | ORCHESTRA | JUAL RTAS!
Template Modify by @~[ALL CREATIVE]
Proudly powered by Blogger